×
Ad

Endang Korban Kecelakaan Kereta Terjepit 10 Jam, Sempat Telepon Minta Bantuan

Taufiq Syarifudin - detikNews
Selasa, 28 Apr 2026 15:58 WIB
Iqbal sepupu Endang Kuswati (40) korban terjepit 10 jam di KRL yang kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Iqbal ditemui di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). (Taufiq Syarifudin/detikcom)
Jakarta -

Seorang korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertahan 10 jam terjepit menunggu evakuasi di dalam gerbong yang hancur. Korban bernama Endang Kuswati (40) tersebut, sempat menelepon keluarga dalam keadaan terjepit, untuk memberi kabar kondisinya.

Cerita bertahan hidup Endang disampaikan oleh sepupunya, Iqbal, saat menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). Iqbal menyebut Endang menghubungi keluarga meminta tolong untuk diselamatkan.

"Iya masih sempat buka HP ngabarin keluarga. Dia sampaikan dia ada di kereta yang kecelakaan dan minta tolong," kata Iqbal saat ditemui wartawan.

Tak hanya itu, Iqbal mendengar Endang menangis saat memberi kabar keluarga lewat telepon. "Iya dia nangis nelepon minta bantuan," ucap Iqbal.

Seingat Iqbal, telepon dari Endang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Mendengar hal itu, keluarga langsung menuju Stasiun Bekasi Timur untuk mencari keberadaan Endang.

"Cuma dari jam 10.00 malam itu sampai jam 02.00 malam itu kita masih belum dapat kabar apakah korban ada di rumah sakit ataupun ada masih di dalam gitu. Cuma kita dapat informasi tambahan di jam 2 malam kalau misalkan korban itu masih di dalam," imbuh dia.

Iqbal kemudian mendapat informasi dari berita. Keluarga akhirnya mengetahui kondisi Endang masih terjepit di dalam gerbong dalam kondisi lemas.

"Jadi aku dapat salah satu foto dari pers itu korban itu masih di dalam dalam kondisi lemas dan udah di dalam proses oksigen ya, karena di situ dia udah posisinya udah dari jam 9 malam juga untuk terjepit gitu," kata Iqbal.




(tsy/rfs)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork