Kronologi Penganiayaan Mahasiswa RI di Australia

Kronologi Penganiayaan Mahasiswa RI di Australia

- detikNews
Selasa, 30 Okt 2007 13:43 WIB
Jakarta - Mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Victoria University Australia, Andi Syafrani (28), dirampok dan dianiaya sekelompok orang saat berada di kawasan Footscray. Berikut kronologi penganiayaan terhadap Andi Syafrani. Kronologi ini disusun dan dikirimkan Wasekjen Ikatan Alumnus UIN Jakarta (ILUIN) Buya Aru Bone dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (30/10/2007): Perampokan dan penganiayaan yang menimpa Andi Syafrani terjadi pada 29 Oktober pukul 01.00 waktu Melbourne, Australia. Saat itu Andi sedang berada di daerah Footscray yang terkanal rawan kriminalitas . Wilayah tersebut banyak dihuni para imagran asal Asia Tenggara. Andi bercerita, saat itu dia berada di parkiran mobil. Tiba-tiba tiga bule Australia , 1 di antaranya cewek, datang menghampiri. Dari aroma tubuh mereka, Andi mencium bau alkohol. Awalnya tiga bule itu meminta uang recehan, tapi Andi menolak memberi. Andi mengaku, saat itu di dompetnya ada uang AUS$ 20, tapi hanya itulah uang cash yang ada di dompet saat itu. Ketika Andi membuka pintu mobil, sang pemalak yang cewek dengan gesit duduk di kursi sopir. Andi yang meminta si cewek keluar malah dipukul dari belakang oleh dua orang bule lainnya. Selanjutnya kedua tangan Andi dipegangi dan wajahnya dipukuli oleh si cewek hingga berdarah-darah. Kunci kontak, HP, dan dompet mereka rebut. Mereka mengambil uang AUS$ 20. Setelah itu, dompet mereka lempar, dan selamatlah ATM Andi di dalam dompet itu.Andi yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Seblak, Jombang, Jawa Timur itu sempat memberikan perlawanan. Perkelahian sempat terjadi, tapi karena tidak seimbang, Andi pun babak belur dihajar tiga bule itu. Tak mau terus menjadi bulan-bulanan, Andi segera menyelamatkan diri mencari taksi. Sembari taksi melaju, sopir taksi menghubungi polisi. Hingga akhirnya, polisilah yang membawa Andi ke Western Private Hospital . Menurut Istri Andi, Puspa, darah mengucur deras dari mulut dan hidung Andi. Baju Andi sobek-sobek. Hasil scan menunjukkan tulang persis di bawah mata kanan retak dan retakannya harus dikeluarkan dan ditambal. Selasa pagi (30/10/2007) ini Andi menjalani operasi di rumah sakit rujukan, yaitu Sunshine Public Hospital. (asy/nrl)


Berita Terkait