Bakrie Tewas Usai Kerokan, Tetangga Tenang Saja
Selasa, 30 Okt 2007 13:43 WIB
Jakarta - Bakrie (55) ditemukan tewas. Ia meringkuk dengan muka tertelungkup di rumah kardusnya, di pinggiran rel Stasiun Tanjung Priok. Pria itumenghembuskan nafas terakhir usai dikeroki oleh tetangganya, Marjuki (44)."Dia kecapaian. Minta dikerokin pagi hari. Saya pergi, eh siangnya sudah koit (mati-red)," kata Marjuki di rumah kardus Bakrie, Selasa (30/10/2007).Sontak, penemuan mayat itu menggegerkan warga pemukiman liar stasiun Tanjung Priok. Tetangga mencoba melihat langsung kondisi Bakrie. Namun itu hanya sebentar saja. Dalam tempo beberapa menit, warga kembali dengan kesibukan masing-masing. Ngobrol, memilah barang bekas hasil memulung, dan menjemur pakaian."Nggak punya saudara, Bang. Bakrie biasa lontang-lantung sendirian," ucap Marjuki.Sikap cuek tetangga berlanjut. Warga memilih enggan mengurusi mayat tetangga tunawisma itu. Bakrie dibiarkan teronggok seperti barang tidak berharga. Tak berapa lama, sekitar pukul 12.10 WIB, polisi menjinjing jenazah Bakrie untuk diangkut ke RSCM."Ini hanya korban sakit. Bukan korban kejahatan. Tapi masih kita pastikan dulu di RSCM. Kalau ada tanda korban kejahatan, kita kembangkan kasusnya," terang Kapolsektro Tanjung Priok Komisaris Suparmo di TKP.Beginilah nasib orang miskin: hidup sengsara, mati tak ada yang mengurus.
(Ari/nrl)











































