Hassan Sangkal ASEAN Lembek Soal Myanmar
Selasa, 30 Okt 2007 12:56 WIB
Jakarta - Menjelang KTT ASEAN di Singapura pada November 2007 mendatang, isu Myanmar kembali disorot. Menlu Hassan Wirajuda mengelak jika ASEAN dikatakan lembek terhadap junta itu."Itu adalah kebijaksanaan bersama. Kebijakan bukan soal galak tapi efektif," kata Hassan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa(30/10/2007).Menurut Hassan ASEAN menggunakan constructive engagement yang mengedepankan dialog, namun belum berhasil mengubah Myanmar. Negara-negara barat yang mengedepankan sanksi juga tidak bisa mengubah Myanmar."Anda mungkin tidak percaya, tapi diskusi menlu-menlu ASEAN soal Myanmar sangat terbuka dan tidak ada basa-basi disitu," imbuhnya.Terkait dengan Indonesia yang akan mengetuai sidang DK PBB selama November 2007, menurut Hassan Indonesia tidak leluasa memasukan isu Myanmar. Agenda-agenda sidang harus mendapat persetujuan seluruh anggota DK PBB termasuk negara-negara pemilik veto."Asumsi yang mengatakan Indonesia tidak memanfaatkan posisi sebagai Ketua DK PBB itu karena kurang pengertian bagaimana DK PBB bekerja," pungkasnya.
(fay/nrl)











































