JK: Memimpin Bangsa Tak Ada Kaitannya dengan Umur

JK: Memimpin Bangsa Tak Ada Kaitannya dengan Umur

- detikNews
Selasa, 30 Okt 2007 12:46 WIB
Jakarta - Desakan agar pemimpin tua digantikan anak muda tidak berlaku bagi Wapres Jusuf Kalla. Pemimpin, apalagi pemimpin negara, tidak ada kaitannya dengan umur."Sanggup atau tidak sanggup, umur itu kaitannya dengan kesehatan. Dulu pemimpin pemuda itu usianya 20 tahun, sekarang 50 tahun juga masih jadi pemimpin pemuda. Memang umur saya sekian, tapi semangat masih muda, saya 65 tahun tapi semangat juga," tutur Kalla.Kalla menyampaikan hal itu di hadapan peserta Pertemuan Pemuda Indonesia 2007 di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (30/10/2007). Dalam acara ini Kalla sempat kesal dengan pemuda yang dinilainya hanya meminta terus, dan tidak memiliki tekad.Pemimpin bangsa, imbuh dia, tidak bisa coba-coba, tidak seperti pimpinan organisasi seperti KNPI atau pemimpin daerah yang masih boleh coba-coba."Tapi kalau pemimpin negara nggak bisa coba-coba. Bukan soal umur tapi kesanggupan dan kemampuan. Tapi bahwa pemuda punya peran itu pasti, harus!" tegasnya.Kalla lalu mencontohkan pimpinan fraksi-fraksi di DPR yang didominasi politisi muda. "Ketua-ketua fraksi di DPR itu semua muda-muda, tapi juga butuh yang tua kayak Pak Wakil Ketua (Soetardjo Soerjogoeritno), pakai tongkat sedikit-sedikit, itu nanti akan mengayomi," ujarnya.Tidak hanya muda, saat ini juga banyak pemimpin yang berangkat dari pengusaha. "Banyak pemimpin yang dulunya pengusaha, 16 menteri itu pengusaha. Jadi kalau mau jadi pemimpin, jadi pengusaha dulu," sarannya.Karena itu, dia meminta anak muda Indonesia tidak pasif dan berpangku tangan. Mereka harusnya membantu pemerintah mengatasi kesulitan bangsa."Sekarang ini kita tahu Indonesia banyak sekali kesulitan. Pemerintah akan menyelesaikan bersama-sama, dan pemuda tidak boleh pasif," tegas Wapres Jusuf Kalla. (umi/nrl)


Berita Terkait