Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ada 3 Orang yang Masih Terperangkap

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ada 3 Orang yang Masih Terperangkap

Kurniawan Fadilah - detikNews
Selasa, 28 Apr 2026 06:46 WIB
Proses evakuasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (dok. Basarnas)
Foto: Proses evakuasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (dok. Basarnas)
Jakarta - KAI menyebut sebanyak tujuh penumpang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengungkap masih ada tiga orang yang masih terperangkap di kereta.

"Yang ada yang masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta," kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Bobby menyampaikan saat ini korban luka-luka dilaporkan berjumlah 81 orang. Para korban tengah dalam perawatan di rumah sakit.

"Jumlah korban yang terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkapnya.

Bobby menyatakan evakuasi ini berlangsung cukup lama. Dia menyebut sudah hampir 8 jam lebih petugas masih melakukan evakuasi.

"Evakuasi ini terus terang cukup lama selama kurang 8 jam dan kita lakuklan hati-hati sekali," tuturnya.

Sebelumnya, KAI angkat bicara terkait kecelakaan tersebut. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan KRL yang ditabrak sedang berhenti usai tertemper taksi.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4).

Setelah itu, laju KRL pun terhenti. Franoto menyebut KRL itu lalu tertabrak KA Argo Bromo.

"KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," imbuhnya.

Lihat juga Video DPR soal Kecelakaan Kereta di Bekasi: Peristiwa Tragis Bagi Transportasi

(whn/dhn)



Berita Terkait