Gerbong Kereta Dipotong untuk Selamatkan Korban Tabrakan yang Terjepit

Gerbong Kereta Dipotong untuk Selamatkan Korban Tabrakan yang Terjepit

Kurniawan Fadilah - detikNews
Senin, 27 Apr 2026 23:47 WIB
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). KRL Commuter Line ringsek dihantam rangkaian KA jarak jauh.
Foto: Agung Pambudhy/detikFoto
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebut ada tiga korban tewas dalam insiden kecelakaan KA Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Saat ini, pemotongan gerbong sedang dilakukan untuk proses evakuasi.

"Ya, sedang dipotong badan gerbong ini oleh Basarnas," ujar Asep Edi di lokasi, Senin (27/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asep menyebut masih ada sekitar tujuh penumpang yang terjepit di dalam gerbong. Dia menyebut korban kebanyakan adalah penumpang KRL.

"Yang penting ini utamanya adalah pertolongan kepada para korban," katanya.

"Sementara (korban) paling besar KRL," tambahnya.

KAI Buka Suara

KAI angkat bicara terkait kecelakaan tersebut. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan KRL yang ditabrak sedang berhenti usai tertemper taksi.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Setelah itu, laju KRL pun terhenti. Franoto menyebut KRL itu lalu tertabrak KA Argo Bromo.

"KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," imbuhnya.

(azh/imk)


Berita Terkait