Terlalu Banyak Meminta, Rekomendasi Pemuda Disentil JK
Selasa, 30 Okt 2007 12:04 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyentil rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan Pemuda Indonesia 2007. Menurut Kalla, rekomendasi tersebut terlalu banyak kata meminta."Saya agak sedikit kurang sependapat kalau hasilnya minta. Sejak kapan kalian diajarkan meminta. Kalau meminta itu berarti tangan di bawah," ujar Kalla.Pernyataan Kalla disampaikan saat menutup Pertemuan Pemuda Indonesia 2007 di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2007).Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, dulu pada Sumpah Pemuda tahun 1928, para pemuda menyatakan tekadnya, bukan meminta."Karena itu mungkin lain kali rekomendasi bisa diubah dengan tekad-tekad," sentil Kalla.Rekomendasi itu juga menyebutkan pemerintah hampir gagal meminpin bangsa. Namun Kalla menanggapinya dengan santai. Selama memberikan sambutan acara penutupan tersebut, Kalla terus berkelakar."Kalau tadi bilang pemerintahan hampir gagal, nggak mungkin kalian bisa minta sesuatu. Jadi saya pikir kalian masih menghargai pemerintah karena masih meminta," kata Kalla yang disambut tawa ratusan peserta.Rekomendasi Pemuda Indonesia 2007 antara lain meminta pemerintah mengelola utang dengan sebaik-baiknya, meminta pemerintah menghentikan penjualan aset aset negara, menuntaskan kasus BLBI secara adil, dan meminta pemerintah membangun kepercayaan diri kembali.Dalam rekomendasi tersebut juga dikatakan bahwa kepemimpinan bangsa belum bisa menyejahterakan bangsa karena broboknya elite bangsa baik esksekutif dan legislatif. Jika tidak segera diperbaiki, pemerintahan SBY-JK di ambang kegagalan.
(nik/nrl)











































