Perbatasan RI-Timor Leste Rampung Januari 2008
Selasa, 30 Okt 2007 11:08 WIB
Jakarta - Menlu Timor Leste Zacharias da Costa bertemu Presiden SBY. Mereka membahas isu bilateral termasuk perbatasan yang menghangat setelah insiden penembakan WN Timor Leste.Menurut Menlu Hassan Wirajuda, insiden penembakan tidak dibahas khusus, namun pemerintah menyesalkan peristiwa ini. "Kita sesalkan. Dalam pembicaraan bilateral tadi ada keperluan untuk mencegah hal itu terulang kembali," kata Hassan usai pertemuan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (30/10/2007).Lanjut Hassan, pemerintah kedua negara bermaksud menyusun aturan border crossing atau melintas batas. Penduduk perbatan kedua negara sering melintas batas untuk keperluan ekonomi atau kunjungan keluarga."Perlu aturan lintas batas seperti dengan border pass, jadi tidak usah pakai paspor dan visa," jelas Hassan.Terkait dengan isu perbatasan ini, pemerintah Indonesia dan Timor Leste akan segera merampungkan kesepakatan perbatasan kedua negara. Masalah perbatasan ditargetkan rampung sebelum kunjungan PM Timor Leste Xanana Gusmao ke Indonesia pada pertengahan Januari 2008."Perbatasan sudah 97 persen. Tinggal 3 persen menunggu perampungan dokumen. 3 Persen ini akan diselesaikan sebelum Januari 2008," ujar dia.
(fay/asy)











































