Mahasiswa Indonesia Dirampok dan Dianiaya di Australia
Selasa, 30 Okt 2007 07:30 WIB
Victoria - Andi Syafrani adalah mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di Victoria University, Australia. Namun dia malah menjadi korban perampokan dan penganiayaan di Negeri Kanguru tersebut."Ini menunjukan bahwa Australia tidak aman bagi mahasiswa asing. Padahal selama ini Australia mengangap Indonesia tidak aman," ujar Sekjen Ikatan Alumni UIN Jakarta (Iluin) Wanto Sugito dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2007).Penganiayaan dan perampokan warga negara Indonesia oleh beberapa warga negara Australia, lanjut dia, membuktikan bahwa Australia juga tidak aman.Andi Syafrani adalah mahasiswa S2 Business Law di Victoria University. Dia mendapat musibah perampokan di Station Footscray pada 29 Oktober dini hari.Dibeberkan Wanto, Andi dirampok oleh beberapa warga negara Australia. Mobil dan dompetnya dibawa kabur si pelaku. Akibat dianiaya, Andi mengalami luka cukup serius. Dia pun harus mendapat perawatan intensif di RS Western Hospital Footscray. Bahkan Tim dokter akan mengoperasi bagian matanya.
(anw/nvt)










































