PM Israel Didiagnosa Terkena Kanker Prostat
Selasa, 30 Okt 2007 01:54 WIB
Jerusalem - PM Israel Ehud Olmert segera terbaring di meja operasi. Pria 62 tahun ini didiagnosa mengalami kanker prostat. Meski demikian, dia tidak akan mundur dari jabatannya."Berdasarkan hasil check up reguler, saya didiagnosa menderita kanker prostat," ujar Olmert dalam sebuah keterangan pers di Jerusalem, Israel, seperti dikutip dari AFP Senin (29/10/2007).Dibeberkan dia, menurut keterangan dokter, Olmert berpeluang besar untuk sembuh. Untuk penyembuhan, dia hanya perlu diperasi dan tidak perlu menjalani kemoterapi maupun radiasi."Saya bisa menjalankan kewajiban saya sebelum dan sesudah pengobatan. Dokter bilang, saya punya peluang besar untuk sembuh," imbuh Olmert.Olmert menjadi PM Israel sejak 2006 ketika Ariel Sharon terserang stroke berat yang menyebabkan dia koma.Olmert pernah menjadi wartawan angkatan bersenjata. Pada usia yang masih muda, yakni 28 tahun, dia menjadi anggota parlemen. Tak heran, Olmert menjadi anggota parlemen termuda. Saat itu dia bergabung dengan partai sayap kanan, Likud.Karir politiknya pun terus menanjak. Pada 1988, dia masuk ke kabinet. Lantas pada tahun 1993, dia terpilih sebagai walikota pertama Yerusalem dari Partai Likud.Tahun 2003, dia kembali ke kabinet dengan jabatan wakil PM, di bawah Ariel Sharon.Menurut sejumlah jajak pendapat, popularitas pemerintah Olmert belakangan ini berkurang, setelah beberapa skandal besar dan hasil tidak jelas dari perang 2006 di Libanon.
(nvt/anw)











































