Din Persilakan Al Qiyadah Bentuk Agama Baru

Din Persilakan Al Qiyadah Bentuk Agama Baru

- detikNews
Senin, 29 Okt 2007 18:12 WIB
Jakarta - Hadirnya aliran Al Qiyadah membuat resah masyarakat. Agar tidak menyakiti perasaan umat Islam, aliran tersebut pun dipersilakan membentuk agama baru."Kita minta jangan kaitkan diri dengan Islam. Silakan membentuk agama baru. Nama Al Qiyadah kan ada nama Islamnya," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin usai menerima rombongan delegasi muslim Australia di Kantor PP Muhammdiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Senin (29/10/2007).Penggunaan embel-embel Islam, menurut Din, akan sangat menyinggung perasaan umat Islam, tak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Meski demikian, dia meminta masyarakat tidak berlaku anarkis terhadap pengikut Al Qiyadah. "Serahkan saja semua proses kepada aparat hukum," imbuhnya.Menurut dia, aliran Al Qiyadah mungkin muncul lantaran kurangnya dakwah tentang Islam."Kita juga melakukan introspeksi. Hal ini mungkin terjadi karena dakwah islamiyah yang dilakukan ormas Islam, dai, dan mubalig, belum meluas dan belum mendalam," lanjut Din.Ditambahkan dia, efek dari kurang luas dan mendalamnya dakwah adalah banyak elemen masyarakat yang belum tersentuh dengan nilai-nilai dan ajaran Islam seutuhnya. Orang itulah yang mudah terbujuk mengikuti ajaran sesat semacam Al Qiyadah.Karena itu, Din pun mengimbau umat Islam untuk mengajak para pengikut Al Qiyadah kembali ke ajaran Islam yang kaffah (utuh). "Jadi kita juga punya tanggung jawab. Marilah kita ajak mereka (kembali ke Islam). Tidak perlu dimusuhi," tandasnya. (nvt/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads