Operasi Yustisi Diundur Jadi 1 dan 8 November

Operasi Yustisi Diundur Jadi 1 dan 8 November

- detikNews
Senin, 29 Okt 2007 17:52 WIB
Jakarta - Operasi Yustisi dan Kependudukan yang rencananya digelar hari ini ditunda hingga 1 November mendatang. Sejumlah titik pemukiman akan jadi sasaran petugas.Mundurnya pelaksanaan operasi itu disampaikan Pelaksana Tugas Harian Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Moerdiman Reksomarnoto di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/10/2007)."Pelaksanaan pada 1 November akan dipusatkan di kecamatan atau kota di beberapa titik di lima wilayah Jakarta," ujarnya. Titik-titik itu belum bisa diketahui karena akan ditentukan suku dinas kepenudukan dan catatan sipil.Yang pasti, pelaksanaan Operasi Yustisi dan kependudukan akan dilakukan di pemukiman, rumah kontrakan dan tempat-tempat kos. "Jika tanggal 1 November belum maksimal, maka dilakukan tahap dua pada 8 November," ujarnya.Untuk lolos Operasi Yustisi, pendatang yang tinggal di DKI harus memiliki surat keterangan pindah, jaminan kerja, jaminan tempat tinggal, dan surat keterangan catatan kepolisian.Dijelaskan Moerdiman, pada Lebaran ini jumlah pemudik tercatat 2,6 juta orang dan yang kembali ke Jakarta 2,7 juta orang. "Ini berarti ada penambahan pendatang sebanyak 100 ribu orang, jumlah ini terus menurun sejak 2003 yang mencapai 200 ribu orang," katanya.Penurunan ini, kata dia, disebabkan kesadaran masyarakat desa bahwa mencari kerja di Jakarta susah dan di daerah banyak pembangunan yang menciptakan lapangan kerja baru. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads