Agar Tak Dituding Kompromi, DPR Beberkan Dialog dengan Menhan
Senin, 29 Okt 2007 15:27 WIB
Jakarta - Polemik DPR-Menhan diharapkan mencapai titik temu pada pertemuan di Dephan, pukul 17.00 WIB nanti. Namun untuk menepis anggapan adanya kompromi, DPR berjanji membeberkan hasil pertemuan itu kepada publik."Kita telah sepakat mengadakan pertemuan pukul 17.00 WIB nanti di kantor Dephan. Ini supaya cepat selesai, kalau ada siapa? Kalau tidak, bagaimana konsekuensi dan pertanggungjawaban Menhan," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/10/2007).Politisi PBB ini memastikan hasil pertemuan tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik. "Karena tanpa penjelasan bersama, ditakutkan publik akan menuding pertemuan sore ini sebagai bentuk kompromi. Kita nanti akan jumpa pers, setelah itu kita harap Pak Menhan juga bicara," ujarnya.Jika dari pertemuan itu DPR mendapatkan bukti keterlibatan anggota dewan, Komisi I siap menindaklanjuti baik ke BK maupun ke institusi terkait seperti kejaksaan atau KPK. Karena itu Yusron meminta semua pihak bersabar sambil menunggu hasil pertemuan.Ketua DPR Agung Laksono sebelumnya menyampaikan, sikap DPR baru akan diambil setelah ada pertemuan antara DPR dan Menhan sore nanti, karena itu posisi DPR masih menunggu."Karena ini urusannya dengan Komisi I, biar Komisi I dan pimpinan yang menyelesaikan. Kita menunggu hasilnya saja nanti, baru kita akan bersikap," ujar dia.
(umi/nrl)











































