Mabes Polri Sangkal Ada Mark Up Kendaraan Lapis Baja Rp 1,4 M

Mabes Polri Sangkal Ada Mark Up Kendaraan Lapis Baja Rp 1,4 M

- detikNews
Senin, 29 Okt 2007 15:26 WIB
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menuding telah ada mark up senilai Rp 1,4 miliar dalam pengadaan kendaraan lapis baja Polri. Ketua Presidium IPW Netta S Pane meminta KPK mengusutnya. Mabes Polri sendiri menyangkal tuduhan IPW. "Kita diawasi DPR dan BPK, dan laporan BPK sampai sekarang belum ada laporan penyimpangan. Dia itu (Netta) cuma cari popularitas dan membela orang yang kalah tender," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto saat dihubungi di Jakarta, Senin (29/10/2007). Sisno bahkan menuding balik bahwa ada sesuatu di balik apa yang diungkapkan IPW. Sebab prosedur tender itu sudah ada standarnya. "Kalau dia punya bukti laporkan ke Propam atau Irwasum," tambah Sisno. Dalam rilisnya Minggu kemarin, IPW menemukan sejumlah indikasi kecurangan dalam pengadaan kendaraan taktis (rantis) yang bernama armoured personnel carrier (APC) itu. APC kredit ekspor (KE) tahun 2001 misalnya, jauh lebih mahal dari APC KE 2005. Diduga timbul mark up senilai Rp 1,4 miliar dalam proyek itu. (ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait