Polisi Imbau Ormas Islam Tak Anarkis Hadapi Al Qiyadah
Senin, 29 Okt 2007 14:46 WIB
Jakarta - Ormas Islam tertentu berencana mendatangi bekas markas Al Qiyadah Al Islamiyah. Mereka mengancam akan melakukan aksi fisik di tempat itu. Polisi mengimbau agar massa tak main gebuk. "Disayangkan organisasi massa tidak mengerti hukum. Dia main hakim sendiri, itu melanggar hukum. Mereka bisa kena aturan hukum juga," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto saat dihubungi di Jakarta, Senin (29/10/2007). Sisno menambahkan, polisi baru bisa mengambil tindakan terhadap aliran kepercayaan, setelah ada larangan dari Bakorpakem Kejaksaan. "Dan jika jelas-jelas aliran itu berbuat tindakan yang mengganggu ketertiban umum," ujarnya.
(ndr/nrl)











































