FPPP Setuju Rencana Renovasi Rumah Dinas DPR
Senin, 29 Okt 2007 11:43 WIB
Jakarta - Tak semua fraksi DPR menolak rencana renovasi rumah dinas DPR. FPPP menyetujui rencana itu. Banyak bagian rumah dinas yang rusak. Kerusakan bisa makin parah jika renovasi ditunda.Hal tersebut disampaikan Ketua FPPP DPR Lukman Hakim Saefuddin kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/10/2007)."Memang ada rencana renovasi rumah dinas di Kalibata. Karena memang kondisinya sudah tidak layak. Banyak yang bocor, instalasi listrik dan air juga banyak yang rusak. Prinsipnya, FPPP menilai rencana tersebut harus terus dilakukan. Semakin ditunda, kerusakannya semakin besar dan semakin parah," ujar dia.Yang perlu diwaspadai, lanjut dia, bukan renovasi rumah dinas, namun penganggaran dari renovasi tersebut yang dinilai terlalu besar. Karena itu, perlu dibentuk tim independen dan obyektif untuk menghitung ulang kebutuhan dana renovasi dan mengawasi pelaksanaannya, sehingga tidak terjadi mark up dan manipulasi."Yang perlu dicermati sekarang adalah biayanya. Apakah memang benar harus Rp 350 miliar? Apa tidak terlalu besar itu? Karenanya perlu ada tim yang akurat dan obyektif untuk menghitung dan mengawasi itu," imbuh Lukman.Rencana renovasi tersebut, lanjutnya, diketahuinya saat rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi sebelum reses pada 11 Oktober 2007. Dalam rapat tersebut, sepengetahuannya, fraksi-fraksi juga tidak menolak. Ingin berdiskusi tentang rencana renovasi rumah dinas DPR? Silakan klik detikForum!
(nwk/sss)











































