Isu Terdampar di Nigeria
Prof Bambang Masih Dibanjiri Telepon Koleganya
Senin, 29 Okt 2007 10:54 WIB
Jakarta - Hingga Senin (29/10/2007), dering telepon masih sering terdengar di kediaman Prof Bambang Hidayat. Ahli astronomi ITB yang e-mailnya dibajak penjahat itu masih terus menerus dihubungi koleganya yang mengkonfirmasi keberadaannya di Nigeria."Sampai sekarang saya masih banyak ditelepon teman-teman saya, tengah malam pukul 24.00 WIB juga. Mereka konfirmasi," kata Bambang yang belum pernah ke Nigeria ini saat dihubungi detikcom.Bahkan koleganya, wakil astronomi Jepang, ikut meneleponnya Sabtu 27 Oktober lalu. "Dia tanya perlu bantuan berapa?" ungkap Bambang.Bambang mengaku beruntung koleganya mengkonfirmasikan terlebih dahulu e-mail yang dikirimkan pembajak. "Sebab sebagian sudah menduga itu e-mail palsu," kata Bambang yang kemudian mengganti alamat e-mailnya.Alamat e-mail baru itu pun disebarluaskan kepada koleganya, sehingga mereka bisa mengabaikan alamat e-mail lama.Bambang menjadi salah satu korban pembajak e-mail yang diduga berada di Nigeria. Bambang dikerjai para pembajak setelah dia mengisi form yang berasal dari Administrator Yahoo! Mail. Sebab tidak lama kemudian, e-mailnya dan e-mail alternatif yang dimilikinya tidak bisa digunakan lagi.Belakangan dia malah ditelepon koleganya yang mendapat e-mail darinya. E-mail itu mengabarkan dia terdampar di Nigeria setelah dompetnya dicopet. Pihak hotel menahannya sebelum dia membayar US$ 3.400.
(umi/nrl)











































