Pasar Jumat Macet, Raungan Sirine Pusingkan Penumpang Bus
Senin, 29 Okt 2007 09:57 WIB
Jakarta - I don't like Monday, kata-kata itulah yang terlintas di benak para pengguna jalan di ruas Ciputat - Pasar Jumat, Jakarta Selatan, pada Senin (29/10/2007).Kepadatan lalu lintas terjadi sejak melintasi Giant Gintung. Kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan rendah sekitar 10-20 km/jam. Suara klakson terdengar bersahutan.Apalagi saat melintasi Sekolah Polisi Wanita Pasar Jumat. Di sini proyek busway koridor VIII Lebakbulus - Harmoni sedang dibangun. Otomatis jalan yang sempit kian menyempit.Selain kendaraan padat, para calon penumpang pun terlihat ramai berdiri menunggu bus-bus yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan.Sepeda motor hingga bus-bus besar menumpuk di lampu merah Pasar Jumat. Apalagi lokasi ini dekat dengan Terminal Lebakbulus sehingga bus luar kota yang baru keluar terminal menambah sesaknya jalanan.Aparat kepolisian dan petugas dari Dinas Perhubungan dikerahkan untuk mengatasi kemacetan di Pasar Jumat ini.Sementara itu para calon penumpang harus bersabar menunggu bus-bus di pinggir-pinggir jalan. Bus lama datang karena terjebak macet. Namun, ada beberapa calon penumpang rela berjalan 500 meter ke terminal demi mendapatkan kursi di bus.Suara klakson terus bersahutan di mana-mana. Bahkan kebisingan ditambah lagi dengan suara sirine yang berasal dari rombongan polisi yang ingin melewati lalu lintas yang sedang tak bergerak."Jelas-jelas sudah macet, masih juga minta jalan. Nggak sabar banget sih," keluh seorang penumpang bus P20 jurusan Lebakbulus-Senen, Mirna.Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar lagi suara sirine. Nguing..nguing... Kali ini berasal dari 1 unit pemadam kebakaran."Berisik banget sih. Bikin pusing," ujar Doni, penumpang P20 lainnya.Doni pantas pusing. Selain sirene meraung-raung minta jalan, bus yang ditempatinya penuh sesak. Belum lagi dia mendapat bangku yang sempit bahkan kenek sulit menagih ongkos padanya. Namun dibanding belasan penumpang yang berdiri, Doni tentu lebih beruntung.Karena jalanan tidak bergerak, terpaksa armada pemadam kebakaran itu harus ikut antre di belakang kendaraan lainnya.Hingga pukul 10.00 WIB, kemacetan di Pasar Jumat masih terjadi.
(mly/nrl)











































