Ibunda Bripda Regi Minta Geng Motor Ditindak
Senin, 29 Okt 2007 01:00 WIB
Bandung - Ibu mana yang rela anaknya disakiti. Begitu juga ibu Bripda Regi Marwan Gustaman, Alis. Perempuan 42 tahun itu mengaku kesal dengan anggota geng motor yang menyebabkan anak laki-lakinya terluka dan tak bisa bertugas selama 3 bulan."Ulah mereka sudah benar-benar meresahkan. Sama polisi saja berani. Saya sedih lihat kondisi anak saya. Kesel sama pelaku," ujarnya saat ditemui detikcom di kediamannya, Jalan Sapan RT 2 RW 8, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu Sore (28/10/2007).Menurutnya, ulah para geng motor sudah tidak bisa ditolelir lagi. Pihak berwenang harus menindak tegas para anggota geng motor yang melakukan tindakan kriminal."Saya sih inginnya mereka ditindak tegas biar kapok," ujarnya yang mengaku kaget saat mendapat kabar tertabraknya Regi.Saat mendengar anaknya terlukan, bersama suaminya, Nandang (50), Alis langsung berangkat ke Garut, Sabtu malam 27 Oktober pukul 23.00 WIB.Pendapat senada diungkapkan Regi. Menurutnya tindak tanduk para gengster tersebut telah banyak merugikan masyarakat luas. Karena itu sebaiknya mereka ditindak secara tegas.
(ern/ken)











































