Keluarga Kerajaan Inggris Diperas Kasus 'Video Seks'
Minggu, 28 Okt 2007 16:31 WIB
London - Polisi London menangkap 2 orang yang berusaha memeras seorang anggota keluarga kerajaan Inggris dengan rekaman video yang terkait seks dan penggunaan obat-obatan.Kedua pelaku itu meminta bayaran US$ 100 ribu jika ingin video itu tidak mereka publikasikan. Demikian dilansir Times Online, Minggu (28/10/2007).Pemeras itu mendekati sasaran pada Agustus lalu. Keluarga kerajaan, yang tidak disebutkan namanya dengan alasan untuk penyidikan itu, kemudian melapor ke Scotland Yard, polisi Inggris. Polisi lantas menyelidiki kasus itu.Pada 11 September 2007 lalu, polisi menangkap dua tersangka. Saat itu tersangka sedang memutar apa yang diklaimnya sebagai video seks anggota keluarga kerajaan, di sebuah kamar di Hotel Hilton London. Tersangka mengira mereka memperlihatkan film itu pada staf kerajaan. Padahal pria tersebut adalah detektif Scotland Yard yang sedang menyamar.Ini adalah kasus pertama yang terjadi lebih dari 100 tahun seorang anggota kerajaan menjadi korban pemerasan.Jubir Istana Buckingham menyatakan, kasus itu merupakan wewenang polisi dan Scotland Yard sedang menyelidikinya.Sedang polisi menyatakan, dua tersangka yang berusia 30 dan 40 tahun akan diadili pada pada Desember 2007.
(nrl/nwk)











































