Gambari Hendak Datang, Myanmar Lepaskan Ribuan Pendemo
Minggu, 28 Okt 2007 14:01 WIB
Myanmar - Junta militer Myanmar membebaskan lebih 2.000 orang yang terlibat demonstrasi menentang pemerintah, menjelang kedatangan Utusan Khusus PBB Ibrahim Gambari, bulan depan.Menteri Informasi Brigjen Kyaw Hsan menyatakan, pemerintah telah membebaskan 2.147 dari 2.284 orang yang ditangkap di Yangon dalam aksi demonstrasi. Sebanyak 551 dari 643 orang pro-demokrasi yang ditahan di luar kota juga ikut dilepaskan."Kami menjamin bahwa siapa pun yang ditahan untuk dimintai keterangan akan dilepaskan bila orang itu tidak terlibat dalam tindak kekerasan," kata Kyaw sebagaimana dilansir Bernama, Minggu (28/10/2007).Gambari baru-baru ini melakukan kunjungan ke 6 negara di Asia untuk mencari dukungan atas upaya PBB untuk mempromosikan reformasi politik dan ekonomi di Myanmar yang dikendalikan junta militer. Negara yang dikunjungi adalah Thailand, Malaysia, Indonesia, China, India dan Jepang.
(nrl/nwk)











































