300 Diplomat AS Akan Dipaksa Bertugas di Irak

300 Diplomat AS Akan Dipaksa Bertugas di Irak

- detikNews
Sabtu, 27 Okt 2007 23:00 WIB
Washington DC - Sanksi keras akan mengancam diplomat AS yang enggan ditugaskan ke Irak. Departemen Luar Negeri AS mengumumkan akan memaksa diplomat untuk bertugas di Irak guna mengisi sejumlah kekosongan di kedutaan besar mereka di Baghdad.Situasi perang di Irak rupanya membuat sejumlah diplomat AS takut bertugas di Baghdad. Sebagai negara yang menginvasi Irak pada tahun 2003, warga negara AS menjadi sasaran nomor satu dari serangan-serangan mematikan yang dilancarkan gerilyawan.Dilansir AFP, Sabtu (27/10/2007), Direktur Sumber Daya Manusia di Deplua AS Harry Thomas mengungkapkan pihaknya menerima permintaan sebanyak 50 diplomat dari 250 posisi tugas yang harus diisi di Baghdad hingga pertengahan 2008 Thomas menyebutkan sekitar 200 sampai 300 diplomat sudah diidentifikasi sebagai calon yang berpotensi dan akan menerima surat pada Senin 29 Oktober mendatang yang memerintahkan mereka untuk mengajukan diri untuk mengisi posisi di Baghdad.Diplomat yang mendapat surat permintaan akan diberi waktu 10 hari untuk menjawab. Setelah tenggat lewat, sebuah panel akan secara langsung menunjuk para diplomat."Mulai 12 November dan berakhirnya Thanksgiving Day (27 November), kami akan memiliki panel penugasan kami dan mereka akan menugaskan orang di Irak," tegasnya.Jika menolak, para diplomat itu akan diberi sanksi berupa pencabutan dari penugasan ke luar negeri. "Kami semua telah bersumpah akan mengabdi untuk negara kami." tandas Thomas. (bal/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads