Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Mbah Temu Pilih Gorok Leher

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Mbah Temu Pilih Gorok Leher

- detikNews
Sabtu, 27 Okt 2007 17:03 WIB
Yogyakarta - Darah segar membanjiri leher Mugiyanto alias Mbah Temu (63). Warga Dlingo, Bantul, Yogyajarta itu memilih menggorok lehernya sendiri untuk mengakhiri hidup.Beban penyakit yang diderita bertahun-tahun membuatnya stres. Pernikahan anaknya yang berantakan juga ikut membebani pikirannya. Bunuh diri pun menjadi pilihan Mugiyanto. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (27/10/2007) di rumah korban saat anak-anaknya dan tetangga sekitarrumahnya bekerja mencari nafkah. Dia menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju Puskesmas Dlinggo 2.Ngatno (30), putra Mugiyanto mengatakan, selama ini ayahnya merasa tertekan akibat menderita penyakit kaki bengkak yang tidak sembuh-sembuh. Penyakitnya ini membuat aktivitas Mugiyanto terganggu, sebab jika berjalan kakinya terasa ngilu dan sakit. Ngatno juga menduga sang ayah terlalu memikirkannya yang akan bercerai dengan istrinya. Saat kejadian, kata Ngatno, dia tengah mengerjakan anyaman bambu di depan rumah untuk menjemur tembakau yang sudah mulai panen. Sedangkan ayahnya berada di dalam rumah sambil tiduran. Sekitar pukul 11.00 WIB, Ngatno berniat istirahat. Dia kemudian masuk ke dalam rumah. Namun ketika berada di dekat ruang tamu, dia melihat ayahnya sudah terjatuh di lantai dengan leher mengeluarkan darah cukup banyak."Golok juga tergeletak di samping bapak saat jatuh. Golok tersebut biasa digunakan untuk merajang tembakau sebelum dijual," tutur Ngatno.Ngatno pun langsung berteriak meminta bantuan tetangga sekitar. Dia dan warga sepakat membawa Mugiyanto ke Puskesmas Dlinggo 2. Sayang, nyawanya tidak tertolong. Dia meninggal dalam perjalanan.Kasus tewasnya Mugoyanto langsung ditangani Polsek Dlingo dan Polres Bantul. (bgs/umi)


Berita Terkait