Popularitas SBY Terkendala Informasi

Popularitas SBY Terkendala Informasi

- detikNews
Sabtu, 27 Okt 2007 16:58 WIB
Jakarta - Inseminasi informasi yang obyektif dan berimbang merupakan salah satu masalah serius pemerintahan SBY-JK. Masyarakat lebih kerap mendapat informasi kegagalan dibanding keberhasilan pemerintah.Selaku ketua dewan pembina, Presiden SBY, meminta seluruh kader Partai Demokrat (PD) membantu pemerintah. Yakni dengan memberikan informasi yang benar kepada rakyat mengenai hasil pembangunan dan capaian pemerintah.Demikian ungkap Ketua DPP PD Anas Urbaningrum pada detikcom mengenai agenda silahturahmi SBY dengan jajaran dewan pembina, DPP, DPD, DPW dan fraksi PD. Acara berlangsung di gedung pertemuan sebuah kompleks perumahan mewah di Cibubur, Kabupaten Bogor."Beliau (SBY) akan konsentrasi menjalakan tugas sampai 2009. Untuk itu dibutuhkan dukungan partai memberikan informasi yang benar pada masyarakat tentang capaian pemerintah," ujar mantan anggota KPU itu (27/10).Anas yang dalam pertemuan tadi ditunjuk mewakili DPP, menyampaikan sejumlah saran PD pada Presiden SBY. Yaitu agar pemerintah lebih optimal lagi menjalankan program pembangunan yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat dan menyebarkan hasilnya.Salah satu metode efektif yang disarankan adalah melakukan refleksi terhadap perjalanan bangsa Indonesia sejak reformasi digulirkan sepuluh tahun lalu hingga saat ini. Kemudian menyandingkan potret obyektif hasil-hasil pembangunan dan capaian di segala bidang dari setiap era pemerintah.Menurut Anas, metode sederhana demikian bukan saja bisa memberikan informasi yang obyektif dan berimbang pada rakyat. Tapi juga sekaligus efektif memaparkan posisi dan evaluasi apakah Bangsa Indonesia sudah 'berada di jalan yang benar'."Prinsipnya jangan melebih-lebihkan pemerintahan sekarang dan mengurang-kurangkan pemerintahan sebelumnya. Tapi tidak baik juga kalau mengurang-kurangkan pemerintah saat ini dan juga sebaliknya," tegasnya. (lh/ary)


Berita Terkait