Rencana DPR Renovasi Rumah Dinas Kalibata Ditentang
Sabtu, 27 Okt 2007 15:55 WIB
Jakarta - DPR kembali membuat rencana yang heboh. Setelah berencana merenovasi Gedung DPR, kini rumah dinas para wakil rakyat yang berada di Kalibata, Jakarta juga akan direnovasi. Dananya mencapai Rp 350 miliar.Rencana renovasi rumah itu pun mengagetkan anggota DPR Ario Wijanarko. Menurutnya, jika rencana tersebut tidak dibatalkan, maka dirinya akan menggalang kekuatan untuk menggulung Faisal Djamal sebagai sekjen DPR."Di tengah masyarakat yang butuh bantuan, baik akibat bencana ataupun krisis ekonomi, tidak pantas DPR membangun. Itu harus dibatalkan. Kalau tidak, saya akan menggalang teman-teman mencopot Faisal Djamal," kata Ario kepada detikcom, Sabtu (27/10/2007).Menurut anggota komisi IV ini, DPR seharusnya menunjukkan sikap prihatin melihat kondisi yang sedang dialami mayoritas masyarakat. Apalagi institusi DPR adalah lembaga yang mewakili rakyat, yang seharusnya mengayomi dan memberi solusi persoalan rakyat."Kalau kita tidak peka, pantas saja rakyat tidak mempercayai kita. Karena memang yang kita lakukan selalu menyakitkan. Renovasi rumah itu tidak prioritas. Apalagi dengan anggaran sebesar itu. Jangan-jangan ini hanya mengejar proyek saja," ujar politisi asal Surabaya ini.Ario mengusulkan agar alokasi anggaran untuk renovasi rumah dinas DPR itu dialihkan untuk program kesejahtraan dan bantuan kepada rakyat. Apalagi sangat banyak sektor-sektor yang membutuhkan sentuhan pemerintah maupun DPR. "Betapa masyarakat sulit mendapatkan beras dan barang pokok lain. Lebih baik dana tersebut untuk membantu itu. Kita masih bisa menempati rumah dinas tanpa renovasi apalagi sebagian besar rumah dinas itu kosong dan tidak ditempati anggota," bebernya. Informasi yang dikumpulkan, renovasi perumahan DPR di Kalibata akan dimulai pada Januari 2008 nanti. Diperkirakan akan menghabiskan waktu selama sekitar 1 tahun.Selama direnovasi, para anggota DPR yang menempati rumah tersebut diberi 'uang saku' sebesar Rp 20 juta untuk menyewa rumah atau apartemen.
(ary/mly)











































