Fadel Kelabui Bawahan Demi Gelar Doktor

Fadel Kelabui Bawahan Demi Gelar Doktor

- detikNews
Sabtu, 27 Okt 2007 14:37 WIB
Yogyakarta - Gubernur Fadel Muhammad berhasil mengelabuhi bawahannya di Provinsi Gorontalo saat menyebarkan kuisioner penelitian. Dia dibantu pihak lain supaya jawaban mereka jujur. Fadel pun meraih gelar doktor.Tidak tanggung-tanggung, dia berhasil meraih predikat cum laude di Universitas Gadjah Mada (UGM).Responden yang dijadikan penelitian Fadel adalah para pejabat eselon I dan II. Mereka menjawab pertanyaan kuisioner apa adanya, tanpa mengetahui kuisioner itu milik Fadel.Upaya Fadel mengelabui bawahannya itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan penguji Prof Dr Miftah Thoha dalam ujian terbuka promosi doktor di Gedung Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (27/10/2007)."Responden saya adalah pejabat eselon I dan II. Tapi mereka tidak tahu, sebab kalau tahu saya sedang melakukan penelitian pasti dijawab 100 persen," kata dia.Dari 160 kuisioner yang disebar ke sejumlah pejabat hanya 117 yang kembali. "Sisanya tidak kembali. Itu pertanda memang tidak banyak yang tahu kalau saya melakukan penelitian," jawab Fadel sambil tertawa mengingat penelitian yang dilakukannya itu.Menurut dia, sangat lucu bila seorang gubernur atau bupati tidak ada ukuran kinerjanya. Selama menjabat sebagai gubernur dia merasakan hal itu dan mengaku sulit mengukur kinerja secara riil dan dapat dipertanggungjawabkandari segi keilmuan. "Kinerja seorang kepala daerah minimal harus mampu meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan kualitas pendidikan, serta kesehatan," katanya.Dia mengatakan, persepsi dan pandangan birokrasi Indonesia harus diubah menjadi pandangan yang bermental enterpreunership. Karena itu, dia berpendapat tidak ada salahnya seorang birokrat bermental wirausahaan. Sebab hal itu sangat dibutuhkan bila daerah ingin maju."Budaya birokratik kita harus diubah dan dibenahi secara besar-besaran, mulai cara berpikir hingga sistem manajemen, sistem keuangan dan lain-lain. Kita mulai dari daerah dulu," ujarnya. (bgs/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads