Bentrok Matel Vs Warga di Cakung, Dipicu Penarikan Kendaraan

Bentrok Matel Vs Warga di Cakung, Dipicu Penarikan Kendaraan

Antara - detikNews
Rabu, 22 Apr 2026 09:16 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Sejumlah warga terlibat bentrokan dengan debt collector atau mata elang (matel) di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Bentrokan tersebut dipicu penarikan kendaraan, tapi polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah kantor leasing di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (21/4) sekitar pukul 16.25 WIB. Polisi menyebut insiden keributan itu dipicu ketidakpuasan seorang warga yang kendaraannya ditarik oleh pihak mata elang.

"Awalnya ada warga, tapi bukan warga Cakung, motornya ditarik oleh matel. Mungkin yang bersangkutan kemudian menghubungi teman-temannya," kata Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra, dilansir dari kantor berita Antara, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga tidak terima atas penarikan tersebut, kata Andre, pemilik kendaraan bersama sejumlah rekannya mendatangi kantor matel yang berada di wilayah hukum Polsek Cakung. Aksi tersebut memicu ketegangan hingga berujung bentrokan singkat.

"Karena mungkin kesal, mereka datang ke kantor matel itu. Kebetulan kantornya ada di wilayah kami," imbuhnya.

Keributan berlangsung singkat, hanya sekitar 10 menit, Meski sempat terjadi aksi saling serang, namun polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Tidak ada korban, aman. Kejadiannya juga sebentar, sekitar lima sampai sepuluh menit saja," ujarnya.

Terkait penarikan kendaraan yang menjadi pemicu kejadian, pihak kepolisian belum mengetahui lokasi pasti penarikan tersebut. Namun, karena kantor matel berada di wilayah Cakung, aparat fokus melakukan pengamanan di lokasi tersebut.

Saat ini, anggota kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan lanjutan.

Sementara itu, pihak kantor matel dikabarkan berencana membuat laporan resmi ke Polres terkait kejadian tersebut.

"Kondisi sekarang sudah aman, anggota masih siaga. Insya Allah sudah kondusif," ucap Andre.



Polisi Siaga

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengambil langkah cepat dengan menghalau massa dan mengamankan situasi agar tidak berkembang lebih luas. Polsek Cakung langsung mengerahkan seluruh personel melalui Panggilan Luar Biasa (PLB) agar situasi tidak semakin meluas.

"Seluruhnya (anggota polsek), PLB (Panggilan Luar Biasa) semua, kita suruh merapat sana semua biar tidak ada korban kan," kata Andre.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengumpulkan pihak-pihak yang terlibat guna meredam ketegangan. "Kami langsung menghalau dan mengamankan supaya tidak ada korban. Setelah itu warga dikumpulkan, dan situasi bisa dikendalikan," jelasnya.

Dia menyebutkan, para pelaku keributan bukan merupakan warga setempat, sehingga setelah situasi mereda, massa perlahan membubarkan diri.

Lihat juga Video: 3 Mata Elang di Mojokerto Diringkus Usai Rampas Pajero

(mea/dhn)


Berita Terkait