Konflik di Komnas HAM Antiklimaks
Jumat, 26 Okt 2007 18:25 WIB
Jakarta - Konflik internal di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencapai antiklimaks. Komisioner dan Sekjen Komnas HAM akhirnya duduk bersama."Intinya kita membicarakan semua persoalan internal. Komunikasi baik dan positif," ujar Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM Hesti Armiwulan usai bertemu dengan Soetoyo di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2007).Tapi, lanjut Hesti, sesuai dengan mekanisme Komnas HAM, semua penyelesaian akan dibicarakan khusus dalam sidang paripurna yang akan digelar Senin 29 Oktober 2007.Pertemuan itu juga memberitahukan Soetoyo tentang hasil rapat sidang paripurna hari ini yang mengajukan 3 nama yang diusulkan sebagai pengganti Sekjen."Beliau sangat legowo. Tidak ada masalah, dia sudah mengetahui kami sudah mengirimkan 3 nama. Persoalan tentang status Pak Soetoyo akan diklarifikasi di sidang paripurna ," imbuh Hesti.Sementara itu Sekjen Komnas HAM Soetoyo mengatakan bahwa komisioner meminta dirinya tetap bekerja sampai ada ketentuan lebih lanjut pada sidang paripurna itu."Masalahnya selama ini cuma komunikasi saja. Misalnya ada keluhan, dan kelancaran pelayanan selama ini, sekarang disuruh bekerja lebih baik lagi," kata Soetoyo.Apakah dirinya diberi tahu mengenai 3 calon yang diajukan? "Itu tadi sempat disinggung sepintas, tapi nggak jelas," ujar dia.Apakah ini artinya segel ruangannya akan dilepas?"Saya hanya diminta bekerja sebaik-baiknya. Saya kira nggak susah, pokoknya nggak terganggu lah," elak Soetoyo.Pertemuan tersebut diikuti Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, Wakil Ketua Komnas Hesti Armiwulan dan M Ridha Saleh.
(nwk/gah)











































