Abdul Rohman Didor di Depan Pacarnya
Jumat, 26 Okt 2007 14:32 WIB
Jakarta - Abdul Rohman yang dikerjai polisi gadungan tewas didor di depan kekasihnya, Nur. Saat itu Abdul baru mengajak pacarnya jalan-jalan.Sebelum pulang ke rumahnya pukul 01.30 WIB, Jumat (26/10/2007) Nur mengajak Abdul mengobrol di rumahnya, Tegal Rotan, Kampung Sawah, Ciputat, Jakarta Selatan.Ketika mengobrol tidak jauh dari rumah Nur, dia didatangi dua pria berpakaian preman. Keduanya mengaku reserse yang sedang melakukan operasi SIM dan STNK.Salah satu dari laki-laki tersebut menarik tangan Nur. Saat itu datang lagi dua pria. Mereka kemudian mengerubungi Abdul.Setelah Abdul memperlihatkan SIM dan STNK-nya. Ketiga orang itu ingin menahan surat-surat tersebut. Namun Abdul melawan, sehingga terjadi perkelahian yang tidak seimbang, tiga lawan satu. Sementara satu pria lainnya terus memegangi Nur.Korban dan pelaku sempat gulat hingga bergulingan di tanah. Karena kesal dengan kegigihan Abdul, salah satu pelaku menarik senjata dan mengarahkannya kepada Abdul.Tiba-tiba peluru menyalak dan menembus tulang belikat hingga menembus punggung belakang Abdul. Abdul pun tersungkur. Sedangkan Nur menjerit-jerit dan menangis melihat kekasihnya bersimbah darah.Setelah pelaku kabur karena warga mulai berdatangan. Mereka tidak sempat membawa motor Abdul bernopol B 6288 NMT. Dompet korban yang berisi KTP dan uang Rp 202.000 juga ditinggalkan."Apa salah anak saya. Kalau anak saya memang salah, memang dirampok, mohon ditangkap. Tapi kalau memang polisi, kok tega. Diungkaplah siapa polisinya," pinta bapak Abdul, Sudarsono (55) di rumahnya, kontrakan petak di Kampung Bulak, RT 03 RW 02, Cempaka Putih, Ciputat, Jakarta Selatan.Jenazah Abdul dimakamkan setelah salat Jumat di TPU Ciputat. Hingga pukul 14.00 WIB, sejumlah kerabat dan tetangga korban masih terlihat ramai di rumah orangtua Abdul.
(umi/sss)











































