Pelajar di Bantul Tewas Usai Dikeroyok, Disundut Rokok hingga Dilindas Motor

Pelajar di Bantul Tewas Usai Dikeroyok, Disundut Rokok hingga Dilindas Motor

Tim d - detikNews
Selasa, 21 Apr 2026 08:25 WIB
Suasana rumah duka Ilham Dwi Saputra (16), korban pengeroyokan berujung tewas di Pandak, Bantul, Senin (20/4/2026).
Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Jakarta -

Ilham Dwi Saputra (16), pelajar asal Payungan, Ciren, Triharjo, Pandak, Bantul, tewas setelah hampir sepekan menjalani perawatan akibat dikeroyok. Saat ini dua orang telah ditangkap dan lima lainnya masih jadi buron.

Ayah Ilham, Sugeng Riyanto, menyebut pengeroyokan terjadi pada Selasa (14/4) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Ilham saat itu dijemput dua orang yang berboncengan mengendarai motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugeng menyebut dua orang itu membawa Ilham ke belakang salah satu SMAN di Bambanglipuro, Bantul. Sesampai di lokasi, tiba-tiba datang dua orang berboncengan mengendarai motor Honda Scoopy.

"Terus anak saya cuma ditanya 'kamu ikut geng ini' dan dijawab 'tidak'. Nah, setelah itu anak saya langsung dipukuli rame-rame, ada yang pakai selang, ada yang pakai paralon, pakai gunting, disundut rokok, bahkan dilindas pakai motor berulang kali," kata Sugeng kepada wartawan di rumah duka, Pandak, Bantul, dilansir detikJogja, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, Sugeng mengungkapkan pula bahwa anaknya sempat pingsan akibat pengeroyokan tersebut. Ilham kemudian dibawa ke RSUD Saras Adyatma. Korban dirawat di ICU hingga akhirnya meninggal pada Minggu (19/4). Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto membenarkan soal pengeroyokan yang menyebabkan Ilham tewas. Saat ini ada dua pelaku yang telah ditangkap.

"Satreskrim Polres Bantul berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap IDS (16) warga Pandak, Bantul, yang terjadi pada hari Selasa tanggal 14 April 2026 sekira pukul 23.00 WIB di Pandak, Bantul," katanya.

Baca selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Minta Jatah di Purwakarta"

(azh/whn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini