Dor! Warga Ciputat Tewas Ditembak Pria Mengaku Polisi
Jumat, 26 Okt 2007 13:38 WIB
Tangerang - Abdul Rohman (26) tewas seketika setelah didor seorang pria yang mengaku polisi. Sebelumnya, pelaku memeriksa SIM dan STNK motor Abdul saat korban melaju di jalan.Peristiwa yang menimpa warga Kampung Bulak, RT 03 RW 02, Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang, itu terjadi di jalan di kawasan Tegal Rotan, Kampung Sawah, Tangerang. TKP berjarak 5 km dari tempat tinggalnya.Kejadian berawal saat Abdul tengah melintas di kawasan itu pukul 02.00 WIB, Jumat (25/10/2007). Tiba-tiba dia dicegat tiga orang pengendara motor yang berdiri di tepi jalan.Mereka mengaku petugas Serse yang sedang operasi SIM/STNK. Mereka meminta Abdul menunjukkan SIM dan STNK-nya. Tanpa curiga Abdul kemudian memperlihatkan SIM dan STNK miliknya. Namun ketiga orang asing tersebut bersikeras menahan SIM dan STNK tersebut. Abdul kemudian memasukkan SIM dan STNK tersebut ke dompetnya karena naik pitam dengan ulah ketiga orang tersebut. Saksi mata mendengar Abdul sempat menggertak ketiga orang tersebut. "Apa-apaan sih, memang kalian polisi. Mana identitasnya," gertak Abdul seperti yang ditirukan Indra, saksi yang ditemui di rumah korban, Jumat siang.Gertakan Abdul ternyata membuat para polisi gadungan ini ikut-ikutan naik darah. Salah satu di antaranya kemudian mengeluarkan pistol.Pistol itu kemudian ditembakkan ke arah tulang belikat dekat leher dan langsung menembus punggung belakang Abdul.bdul langsung jatuh dengan bersimbah darah. Pelaku langsung kabur. Beberapa warga yang berada tidak jauh dari TKP berupaya mengejar pelaku namun tidak berhasil.Indra yang melihat peristiwa itu dari kejauhan mengira Abdul sedang ngobrol dengan teman-temannya."Kirain masalah anak muda biasa, eh tahu-tahu mengeluarkan pistol dan langsung nembak. Kami semua kaget. Pelaku langsung kabur, kita berusaha menyelamatkan korban tapi nyawanya sudah tak tertolong," tutur Indra.Siang ini, jenazah karyawan PT Rido Agung Mandiri yang berlokasi di Tangerang itu dikebumikan di TPU setempat.Polsek Ciputat yang dikonfirmasi kasus ini belum mengeluarkan pernyataan apa-apa. Kanitreskrim Polsek Ciputat Iptu Prayitno mengaku belum ada laporan. Dia malah menanyakan TKP peristiwa itu kepada wartawan.
(umi/nrl)











































