Siswa SMP dan SMA Bandung yang Ikut Geng Motor Diancam Pecat
Jumat, 26 Okt 2007 11:12 WIB
Bandung - Maraknya brutalisme yang dilakukan anggota geng motor akhirnya mendapat perhatian Dinas Pendidikan Bandung. Mereka melarang siswa SMP, SMA dan SMK ikut geng motor.Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Jumat (26/10/2007). Surat edaran tersebut telah dibagikan kepada seluruh SMP, SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, di kota Bandung. Siswa yang melanggar larangan tersebut akan dikenai sanksi tegas."Perbuatan mereka (geng motor) sudah meresahkan masyarakat. Dan yang kami dengar, kebanyakan anggota geng motor adalah siswa SMP dan SMA," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji, saat dihubungi detikcom melalui telepon. Oji meminta pihak sekolah lebih memperhatikan pergaulan sosial para siswanya. Jika ada yang terlibat tindak kriminal bersama geng motor, pihak sekolah diminta segera melapor ke polisi."Sanksi kepada siswa bisa dimulai dari skors. Dan paling berat adalah dikeluarkan jika benar terbukti melakukan tindak kriminal," tutur Oji.
(ern/djo)










































