Bagikan Mawar, Sekar Telkom Tuntut Cabut Kode Akses SLJJ
Jumat, 26 Okt 2007 09:53 WIB
Jakarta - Ratusan karyawan yang tergabung dalam Sekar Telkom Indonesia berdemo di depan kantor Telkom. Mereka menuntut pemerintah dan badan regulasi telekomunikasi Indonesia mencabut kebijakan kode akses SLJJ kepada Telkom.Menurut mereka, jika kode akses diberlakukan, justru mengakibatkan pemain baru akan masuk dan mengeruk keuntungan sendiri."Kita tolak kode akses yang merupakan wacana pemerintah. Itu ditujukan bukan untuk kepentingan pelanggan, tapi untuk mengambil keuntungan sendiri. Kita kan maunya simpel-simpel aja, kok malah dirumit-rumitin," kata Ketua II Sekar Telkom II Wisnu Adiwuryanto di depan kantor Telkom, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2007).Wisnu menjelaskan, Telkom bisa saja berkompetisi dalam SLJJ, tapi tidak harus menggunakan kode akses. Aturan ini dianggap tidak sesuai dengan zamannya.Jika kode akses tetap diberlakukan, lanjut Wisnu, tentu akan mempersulit masyarakat berkomunikasi."Bayangkan kalau masyarakat pakai kode akses, harus ada kode tertentu lalu baru wilayah. Seharusnya cukup pakai kode wilayah seperti sekarang," ujarnya.Ratusan Sekar ini datang tak hanya dari Jakarta, namun juga berdatangan dari Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar, Medan, dan Kalimantan.Dengan berikat kepala yang bertuliskan "Untuk Telkom setia sampai mati", mereka membagikan sekuntum bunga mawar beserta pamflet kepada setiap pengendara yang melintasi lokasi demonstrasi.Beberapa spanduk bertuliskan "Regulasi jangan hanya berpihak pada kapitalis saja" dan "Mana lagi yang Merah Putih di Industri Telekomunikasi" ikut mewarnai aksi mereka.Hingga pukul 09.30 WIB, aksi masih berlansung. Lalu lintas di lokasi demonstrasi ini pun terlihat padat. Dan puluhan polisi ikut mengamankan aksi mereka.
(mly/sss)











































