Jomblo & Permen Karet Bikin Kurus
Jumat, 26 Okt 2007 07:32 WIB
New Orleans - Bersyukurlah orang yang melajang alias jomblo, sekaligus suka mengunyah permen karet. Sebuah penelitian menemukan kedua hal itu mencegah kegemukan.Penemuan itu dilakukan setelah penelitian 5 tahun atas 8.000 anak muda Amerika yang beratnya meningkat setelah menikah."Apakah hubungan yang romantis atau berbagi tempat dalam rumah tangga penyebabnya?" tanya Penny Gordon-Larsen, salah seorang peneliti dari Universitas Chapel Hill, Carolina Utara, seperti dikutip dari AFP, Jumat (26/10/2007).Peneliti yang lain, Nathalie The menjawabnya, "ada beberapa faktor, mereka kurang olahraga, punya anak."Penelitian itu menemukan, selama 5 tahun penelitian, rata-rata berat seorang wanita naik 7 kilogram dan pria 11 kilogram. Namun bagi yang menikah lebih tinggi lagi. Wanita bertambah 4 kilogram lagi, sementara laki-laki bertambah 3 kilogram lagi.Ide penelitian ini muncul setelah salah seorang dari 357 pasangan yang salah satunya terkena diabetes mengikuti program diet. Diet yang dilakukan hanya terhadap yang kena diabetes itu ternyata mengakibatkan pasangannya juga turun berat badannya.Penny Gordon-Larsen memaparkan itu dalam konferensi Masyarakat Kegemukan yang diadakan di New Orleans, Amerika Serikat. Nah, pemaparan Penny itu kemudian bersambut dengan peran mengunyah permen karet sebagai salah satu cara menguruskan badan.Penelitian Universitas Kaledonia Glasgow, Skotlandia, menemukan fakta, mengunyah permen karet menekan rasa lapar, keinginan untuk makan dan mengemil makanan ringan berenergi tinggi.60 Orang yang diminta mengunyah permen karet sebelum makan ternyata berkurang rasa laparnya dan memakan lebih sedikit. Menurut salah satu peneliti Marion Hetherington, Konsumsi makanan ringan berkurang sampai 46,5 kalori, dibandingkan orang yang tak mengunyah permen karet.Mengunyah makanan juga membuat Anda merasa kenyang. Potongan apel menjadi makanan ringan yang lebih baik daripada jus atau sari apel yang tidak bisa menghilangkan kriuk-kriuk di perut. "Memakan sebuah apel, dipotong sebelum makan siang, mengurangi jumlah energi makanan sampai 15 persen," ungkap Julie Flood, peneliti dari Universitas Park, Pennsylvania.Meski jus atau sari apel memiliki kalori sama dengan sebuah apel, sekitar 152, namun seseorang yang ditawarkan makanan setelah memakan sepotong apel makan lebih sedikit dari yang meminum jus atau sari apel.
(aba/nrl)











































