Rugikan Negara Rp 1,2 Miliar, Pengoplos BBM Digerebek
Kamis, 25 Okt 2007 22:14 WIB
Surabaya - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPH Migas menggerebek pangkalan BBM fiktif di Genteng Baru, Asemrowo, Surabaya. Hasilnya, sebanyak 3000 liter BBM oplosan ditemukan.Dalam penggrebekan yang dilakukan Kamis (25/10/2007) pukul 16.00 WIB ini ditemukan 16 tandon (penimbun) yang diduga biasa digunakan untuk menampung BBM."Yang terisi 4 tandon, 3 di antaranya BBM oplosan berisi 3.000 liter dan 1 tandonlainnya berisi minyak tanah kurang lebih 750 liter," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (25/10/2007).Di TKP ditemukan pula satu unit truk tangki 16.000 liter dalam keadaan kosong dan satu unit alcon serta selang plastik diameter 3 inci sepanjang 5 sampai 7 meter. Pemilik pangkalan fiktif itu diketahui bernama Ibu Eti dan kini sedang diperiksa aparat Polda Jawa Timur dan Polwiltabes Surabaya.Tubagus memperkirakan, jika rata-rata setiap bulan ada enam kali pengiriman, maka kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1,26 miliar setahun.
(lih/aba)











































