20 'Penyabotase' Rel KA Digulung

20 'Penyabotase' Rel KA Digulung

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 21:00 WIB
Semarang - 20 Pencuri 'onderdil' rel KA dibekuk Polda Jawa Tengah antara Januari sampai Oktober 2007. Motif mereka diketahui bukan hendak menyabotase jalur KA, tapi semata dorongan ekonomi."Dari pemeriksaan, motivasi mereka hanya masalah ekonomi. Mereka juga bukan sindikat karena tidak ada hubungan sama sekali atau tidak saling mengenal," kata Direktur Reserse Kriminal Polda Jateng, Kombes Mashjudi, di Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (25/10/2007).Mashjudi mengatakan, pelaku beraksi di 8 daerah terpisah. Mereka mengambil penambat (pen roll) dan baut. Ke-8 daerah yang jadi sasaran pencuri onderdil rel adalah Karanganyar (2 tersangka), Purwosari Solo (3), Tegal (3), Blora (4), Gubug Grobogan (1), Semarang Barat, Kota Semarang (2), Brebes (2), dan Banyumas (3).Terakhir, lanjut Mashjudi, kepolisian juga berhasil menangkap pencuri rel di Ngangkruk, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar. Kedua pelaku yang masih berusia belasan tahun itu tinggal di jalur rel kereta api. Sebagian besar pelaku menjual hasil curiannya ke pengepul barang rongsokan. Kepolisian tidak menemukan adanya indikasi jaringan besar pengumpul rel antar daerah, karena tiap orang tahu prasarana kereta memang tidak boleh diperjualbelikan.Namun di Blora lain. Pelaku tidak menjual barang curiannya, namun 'membentuknya' menjadi kapak. "Empat pelakunya adalah buruh tanam jagung. Mereka melihat baut kendor, lalu mengambilnya dan mau dijadikan kapak," jelasnya.Saat ini, kepolisian masih berusaha menyelesaikan kasus penggergajian rel di dekat Stasiun Gubug, Grobogan yang menyebabkan kereta Gumarang anjlok beberapa bulan lalu. "Kami sudah menangkap satu orang penggergaji rel dengan inisial J, serta satu orang penadahnya. Semua masih kami dalami," imbuhnya. Para pelaku pencuri prasarana kereta dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ke depan, kepolisian akan bekerja sama dan menandatangani MoU dengan beberapa pihak untuk meminimalisir aksi brutal pencurian prasarana kereta. (try/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads