Komnas HAM 'Vonis' Soetoyo Jumat

Komnas HAM 'Vonis' Soetoyo Jumat

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 18:58 WIB
Jakarta - Komnas HAM pada prinsipnya sepakat segera menghentikan aksi penyegelan terhadap kantor Sekjen Komnas HAM. Namun kepastiannya akan tergantung hasil rapat pleno Jumat pagi.Agenda utama rapat adalah meminta penjelasan Soetoyo tentang beberapa kebijakannya selaku sekjen. Sebaliknya komisioner akan menjelaskan alasan sejumlah tindakan mereka belakangan ini."Pemanggilan terhadap Pak Soetoyo ini guna bahas persoalan yang terjadi saat ini. Sehingga nantinya rapat bisa putuskan sikap terhadap penyegelan ruang kerja sekjen. Kalo ini tetep nggak diperhatikan, maka akan dimediasi mensesneg," kata komisioner Komnas HAM, Hesty Armiwulan, Kamis (25/10/2007).Hal tersebut disampaikan Hesty dalam keterangan pers petang ini di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakarta. Sesi tersebut digelar usai rapat pleno Komnas HAM Kamis petang ini.Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim menjelaskan tujuan rapat pleno yang akan dibuka pada pukul 09.00 WIB, Jumat 26 Oktober 2007, adalah mencari kejelasan status administrasi Soetoyo sebagai sekjen. Sehingga ditemukan solusi meredam konflik internal di tubuh Komnas HAM."Kita bicarakan lagi hal-hal administratif. Karena itu kita undang Pak Soetoyo untuk hadir sebagai sekjen," ujarnya.Pernyataan lebih keras keluar dari Yosep Adi Prasetyo. Komisioner yang akrab dipanggil Stanley ini menegaskan bahwa pimpinan Komnas HAM sudah tidak bisa bekerja sama lagi dengan Soetoyo. Aksi segel dan 'pemberhentian' Soetoyo menurutnya sudah sesuai kewenangan komisioner."Presiden harus menindaklanjuti 'pemberhentian' itu. Bahwa kami sudah tidak memerlukan Soetoyo. Soal ke-PNS-annya itu terserah pada Menneg PAN dan Mensesneg," tandasnya. (/aba)


Berita Terkait