Agung Bantah Rapimnas Golkar Jadi Ajang Pencopotan

Agung Bantah Rapimnas Golkar Jadi Ajang Pencopotan

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 17:53 WIB
Jakarta - Rapimnas Partai Golkar bakal digelar 22 November 2007. Rapimnas dikabarkan akan menjadi ajang evaluasi yang berujung pada digesernya sejumlah pengurus DPP pimpinan Jusuf Kalla karena dinilai berkinerja buruk. Namun hal tersebut dibantah."Saya tidak lihat rapimnas akan ke arah itu," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di sela-sela seminar tentang kepemudaan di Hotel Crown, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (25/10/2007).Menurut Ketua DPR ini evaluasi terhadap Ketua DPP merupakan hal lumrah terjadi setiap kali rapimnas digelar. Dan tidak mesti berujung pada restrukturisasi.Evaluasi tersebut, tambah Agung, tidak hanya dilakukan terhadap orang-orang di DPP, tapi juga pengurus Golkar di wilayah."Kalau rapimnas untuk mengevaluasi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan apa yang masih kurang, termasuk program konsolidasi," ujar Agung.Agung juga menjelaskan tanggung jawab pemenangan Pemilu 2009 nantinya tidak akan diemban oleh DPP, karena itu pergantian tidak perlu dilakukan, tetapi tanggung jawab tersebut menjadi kewenangan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) yang dibentuk oleh partai."Apalagi nanti tugas-tugas wewenang pemilu beralih ke Bappilu, buat apa restrukturisasi," tandasnya.Sebelumnya Ketua Departemen Organisasi Kepemudaan Partai Golkar Yuddy Chrisnandi mengatakan, rapimnas mendatang akan menghasilkan kepengurusan DPP yang baru. Hal ini terkait target 30 persen Pemilu Legislatif 2009.Dan kepengurusan saat ini yang berada di bawah kepemimpinan Jusuf Kalla dinilai lemah untuk mencapai target, sehingga diperlukan restrukturisasi. (ndr/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads