Suu Kyi Keluar Rumah Temui Junta Myanmar
Kamis, 25 Okt 2007 17:45 WIB
Yangon - Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi meninggalkan rumahnya. Suu Kyi pergi untuk bertemu utusan junta militer Myanmar."Dia meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00. Sepertinya dia bertemu dengan menteri perburuhan di sebuah wisma milik pemerintah," ungkap seorang pejabat pemerintah seperti dilansir AFP, Kamis (25/10/2007).Suu Kyi, yang telah menghabiskan 12 tahun dari 18 tahun masa tahanan rumahnya, terakhir kali meninggalkan rumah pada 2 Oktober 2007 lalu. Saat itu dia menemui utusan PBB Ibrahim Gambari di sebuah wisma milik militer Myanmar.Kamis ini Suu Kyi dijadwalkan bertemu Menteri Perburuhan Aung Kyi, yang merupakan orang yang ditunjuk junta sesuai rekomendasi Gambari. Aung Kyi ditunjuk pimpinan junta Jenderal Senior Than Shwe awal bulan ini setelah kunjungan Gambari.Penunjukan Aung Kyi ini menunjukkan junta sudah siap melakukan komunikasi dengan kelompok pro-demokrasi, meski pada taraf yang sangat minimal. Than Shwe sendiri sudah menawarkan bertemu langsung dengan Suu Kyi dengan syarat pimpinan pro-demokrasi itu harus menarik dukungannya terhadap pengenaan sanksi terhadap rezim militer itu.Aung San Suu Kyi merupakan pimpinan National League for Democracy (NLD) yang memenangkan pemilu secara demokratis pada tahun 1990. Namun junta yang berkuasa menolak hasil pemilu itu dan justru menempatkan Suu Kyi sebagai tahanan rumah.
(aba/sss)











































