Jangan Bikin Sekolah Seperti Peternakan
Kamis, 25 Okt 2007 16:32 WIB
Jakarta - Kerap terdengan orangtua mengeluhkan anak-anaknya yang kelelahan di sekolah. Saat kegiatan belajar mengajar, siswa dijejali materi pelajaran. Setelah bel pulang berbunyi, mereka pun berhamburan keluar kelas. Bila hanya ini yang terjadi, sekolah tak ubahnya peternakan."Kalau hanya sekadar diurus lalu diluluskan, tanpa memberi kesempatan siswa untuk aktif dan kreatif ya hanya seperti peternakan," ujar psikolog senior Sartono Mukadis.Hal itu disampaikan dia dalam simposium pendidikan di Gedung Pancagatra, Lemhannas, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (25/10/2007).Selain ilmu, sekolah juga harus memperhatikan aspek moral para siswanya. Sehingga tidak terjadi hanya yang ranking teratas saja yang jadi kebanggaan, tetapi juga siswa yang jujur, pandai berterimakasih, rendah hati, dan tidak segan menolong orang lain."Masih banyak lho yang sukanya nonton dan nggak nolong orang yang kena musibah," lanjut Sartono.Menurutnya, pendidikan dasar menentukan mutu SDM bangsa secara keseluruhan. Karena itu penanaman nilai harus dimulai sejak pendidikan dasar."Jadi, tidak sekadar materi pengajaran yang kaku, tapi sebagai falsafah pendidikan nasional sendiri," sambung Sartono.
(nvt/ana)











































