8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Bisa Diidentifikasi, Ini Daftarnya

8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Bisa Diidentifikasi, Ini Daftarnya

Ocsya Ade CP - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2026 09:54 WIB
Seorang warga menutup hidung saat melihat puing-puing Helikopter Airbus H130 registrasi PK-CFX yang jatuh di kawasan Bukit Puntak, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (17/4/2026). Helikopter Airbus H
Helikopter PK-CFX Jatuh di Kalbar, Seluruh Penumpang Tewas (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Jakarta -

Seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah diidentifikasi tim gabungan. Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar menunggu tahapan rekonsiliasi sebelum menyerahkan jenazah kepada keluarga.

Dilansir detikKalimantan, Sabtu (18/4/2026), Kepala RS Bhayangkara Polda Kalbar, Kombes Pol dr J Ginting, mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan optimal, melibatkan tim dari Biddokkes serta empat dokter forensik.

"Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Dari delapan penumpang helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, seluruhnya sudah berhasil diidentifikasi," ujar Ginting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun delapan korban yang telah diidentifikasi adalah Joko Catur Prasetyo, Charles Dominson Lakidang, Patrick Kee Chuan Peng (warga negara Malaysia), dan Victor Tan Keng Liam. Kemudian Capt Marindra Wibowo (pilot), Harun Arasyd (kopilot), Fauzi Organta, dan Sugito.

Meskipun seluruh korban telah teridentifikasi, proses ini belum sepenuhnya selesai. Pihaknya masih menunggu tahap rekonsiliasi, yakni pencocokan akhir antara data antemortem dan postmortem sebelum jenazah diserahkan.

Ginting mengatakan tak ada kendala dalam proses identifikasi. Namun, kata dia, satu korban warga negara asing masih memerlukan verifikasi tambahan melalui data sidik jari dari negara asal.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: 8 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas

(amw/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini