Kurangi Macet Margonda, Polres Depok Berlakukan Angkotway

Kurangi Macet Margonda, Polres Depok Berlakukan Angkotway

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 11:52 WIB
Depok - Seperti halnya jalan-jalan di Jakarta, jalan-jalan di kota Depok pun terkenal kemacetannya. Polres Depok memutar otak. Program "angkotway" akhirnya diluncurkan.Angkotway adalah jalur khusus untuk angkot yang sengaja dibuat sepanjang 250 meter. Jalur ini memanjang dari pertigaan Jalan Arif Rahman Hakim hingga terminal Depok.Dengan dibangunnya jalur bak busway tersebut, diharapkan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan ini bisa dikurangi.Wakasatlantas Polres Depok AKP Nurhayati saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Margonda Raya, Depok, Kamis (25/10/2007) mengatakan, kebijakan angkotway ini diterapkan mulai Senin 22 Oktober lalu. Efektivitas jalur ini berlaku sejak pukul 06.00-22.00 WIB."Sekarang masih tahap sosialisasi. Polres dan Dishub sedang bekerjasama menyediakan marka dan pembatas jalan," ujarnya.Dijelaskan Nurhayati, jalur angkot ini dikhususkan bagi angkot-angkot kota Depok yang menuju ke arah timur seperti Citayam dan Parung.Pantauan detikcom di pertigaan Jalan Arif Rahman Hakim, antrean angkot yang akan masuk ke jalur tersebut cukup padat. Tak jarang hal ini justru menghambat kendaraan dari arah Jakarta.Kemacetan di kota Depok, imbuh Nurhayati, disebabkan karena jumlah angkot terus bertambah. Data yang dikutip dari Dishub Kota Depok, saat ini ada sekitar 2.800 angkot yang beroperasi di ruas-ruas jalan Kota Depok. Jumlah ini belum ditambah bus kota dan angkot dari Jakarta yang masuk ke Terminal Depok.Rencananya jalur khusus ini akan diperpanjang hingga depan Polres Depok, sehingga panjang angkotway bertambah menjadi 500 meter."Tapi kita masih menunggu marka jalan," kata Nurhayati seraya menambahkan setiap hari angkotway dijaga 20 petugas polisi yang bekerja secara shift.Kanit Patwal Plres Depok Iptu M Tallo menambahkan, program ini masih disosialisasikan kepada pengemudi, sehingga belum ada sanksi yang diterapkan bagi angkot yang tidak melalui jalur ini. "Kita masih mengingatkan, tapi minggu depan sudah akan diberlakukan tilang," kata dia. (umi/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait