Hidayat Enggan ke Pilpres 2009
Kamis, 25 Okt 2007 11:13 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid belum menentukan sikapnya untuk maju dalam Pilpres 2009, meskipun hasil survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM pimpinan M Asfar menempatkan dirinya pada urutan ke-2 setelah Sultan HB X sebagai capres alternatif 2009."Kita masih akan melihat hasil Pemilu 2009, karena untuk mencalonkan itu terkait dengan treshold. Itu kan hasil survei. Tentu survei yang lain juga akan ada hasil yang lain," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2007).Mantan Presiden PKS ini mengaku puas sudah menjadi presiden meski hanya di level partainya. Namun ia mengapresiasi hasil survei sebagai cambuk bagi calon-calon pemimpin nasional untuk memperbaiki diri, khususnya pada presiden dan wapres saat ini agar bekerja lebih baik."Saya selalu mengapresiasi tampilnya calon-calon alternatif, karena bisa meningkatkan kualitas demokrasi dan memberikan pilihan bagi rakyat. Tapi bagi presiden dan wapres sekarang untuk menjadi cambuk dalam merealisasikan janji-janjinya saat kampanye," kata pria asal Klaten ini.Menurut Hidayat, jika pemimpin nasional saat ini ingin maju lagi dalam Pilpres 2009, mereka harus menunjukkan kinerja yang lebih maksimal. Tidak masuknya mereka dalam bursa calon, mengindikasikan rakyat ingin memilih yang lain."Hasil survei ini menjadi cambuk bagi yang lama. Kalu ingin tampil harus memuaskan masyarakat. Tapi jika masyarakat ingin yang baru, mereka harus legowo. Biar memberi kesempatan yang lain untuk tampil," tandasnya.
(anw/sss)











































