Kepala Dilinggis Perampok BRI, Rukiyat Meregang Nyawa
Kamis, 25 Okt 2007 10:42 WIB
Jakarta - Nyawa Rukiyat di tangan kawanan perampok BRI Syariah Cipulir. Petugas sekuriti itu tewas mengenaskan akibat tusukan linggis. Rukiyat diduga sempat melawan perampok yang jumlahnya lima orang.Rukiyat, yang beralamat di Jl Kalimantan I Blok DM 15 NO 20 RT 03 RW 06 Kelurahan Kunciran, Tangerang, Banten, itu baru empat bulan diangkat sebagai petugas sekuriti tetap di BRI Syariah."Dedikasinya sangat tinggi," kata Kepala Keamanan BRI Jakarta Selatan, Yudi Asmara di kompleks BRI Syariah Cipulir, Jl Ciledug Raya, Jakarta, Kamis (25/10/2007).Menurut Yudi, pelaku masuk bank setelah membobol plafon belakang. Sebelumnya para perampok meloncat pagar belakang dan merusak eternit."Kemungkinan linggis yang untuk menghabisi nyawa Rukiyat adalah linggis yang digunakan untuk merusak plafon itu," tebak Yudi.Kelima perampok tersebut hanya menggondol satu laptop serta dua HP milik korban. "Kemungkinan perampok panik saat tahu di dalam kantor ada orang," kata Yudi.Korban lainnya, Nana Alfulana, ternyata adalah adik dari pimpinan BRI Syariah Cipulir yang kebetulan sedang tidur di bank plat merah tersebut. Sebelumnya diberitakan Nana adalah seorang OB.Saat ditanya apakah kemungkinan ada orang dalam dalam peristiwa ini, Yudi belum bisa memprediksinya. "Wah, kalau kemungkinan orang dalam, belum sampai di situ penyelidikannya," ujarnya.Jasad Rukiyat saat ini dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Sementara Nana dirawat intensif di RS Fatmawati. BRI Syariah Cipulir pun tutup selama satu hari penuh.
(anw/sss)











































