Hubungan Dengan AS Panas, Kuba Tuduh Bush Hendak Invasi

Hubungan Dengan AS Panas, Kuba Tuduh Bush Hendak Invasi

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 06:47 WIB
Washington - Hubungan AS-Kuba memanas. Hal ini dipicu oleh pidato Presiden AS George W Bush yang mengatakan akan terus melakukan embargo ekonomi terhadap negara komunis itu."Selama rezim (Castro) mempertahankan monopolinya terhadap politik dan ekonomi rakyat Kuba, AS akan terus melakukan embargo," kata Bush saat berpidato di Depdagri AS seperti yang dilansir AFP, Kamis (25/10/2007).Tidak cukup sampai di situ, Bush juga menyerukan agar dunia internasional menekan pemerintah Kuba untuk berubah menuju kehidupan berdemokrasi. Dia juga meminta dunia memeberikan sanksi pada negara yang mempunyai hubungan ekonomi dengan Kuba."Sekarang waktunya bersama rakyat Kuba untuk memperjuangkan kebebasan. Sekarang waktunya bagi dunia untuk mengenyampingkan perbedaan dan bersiap untuk membantu rakyat Kuba," tambah Bush.Pernyataan 'berani' Bush ini dilatarbelakangi kondisi pemimpin Kuba, Fidel Castro, yang sakit-sakitan. Isu transisi kepemimpinan kini juga sedang hangat diperbincangkan rakyat Kuba.Alhasil pernyataan Bush menuai kecaman dari pemerintah Kuba. Menlu Kuba, Felipe Perez Roque, menuduh Bush sedang merancang skenario serangan terhadap Kuba."Itu sebuah konfirmasi bahwa kebijakan Bush saat ini adalah membawa perubahan di Kuba, termasuk dengan cara-cara pengerahan pasukan," ujarnya di Havana, Kuba.Felipe mengatakan Bush memohon izin pada dunia untuk dapat menggunakan kekerasan dan memaksakan keinginannya di Kuba. "Ini dapat dimengerti sebagai permohonan untuk melakukan kekerasan. Sebuah permintaan untuk memaksakan revolusi dan menanamkan idenya di Kuba," pungkasnya. (gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait