6 Parpol Desak KPU Tangerang Perpanjang Jadwal Perbaikan DPS

6 Parpol Desak KPU Tangerang Perpanjang Jadwal Perbaikan DPS

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2007 02:22 WIB
Jakarta - Proses penyelenggaraan Pilkada Tangerang masih menyisakan masalah dalam perbaikan daftar pemilih sementara (DPS). 6 Partai yang tergabung dalam Koalisi Bersama Majukan Tangerang mendesak KPU Kabupaten Tangerang segera memperbaikinya.Salah satu contoh masalah adalah jadwal DPS. Pengumuman DPS dijadwalkan pada tanggal 17-19 Oktober 2007, sedangkan perbaikan DPS pun memiliki alokasi waktu yang sama. "Akan ada banyak masalah muncul dari tahapan ini jika KPUD memaksakan jadwal itu, terutama jadwal pengumuman dan perbaikan DPS," tukas jubir koalisi Ruhama dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (24/10/2007).Ruhama mengemukakan, kesamaan waktu antara pengumuman dan perbaikan DPS sangat aneh. Bagaimana mungkin alokasi waktu yang disediakan antara pengumuman dan perbaikan berjalan paralel.Masalah lainnya, pada tanggal tersebut sebagian besar masyarakat sedang pulang kampung atau mudik lebaran, sehingga diperkirakan banyakpemilih yang tidak dapat memantau apakah namanya terdaftar sebagai pemilih atau tidak. Bahkan aparat pemerintahan yang bertugasmengumumkan data DPS itu juga belum masuk kerja."Kami telah informasikan kepada semua kader dan simpatisan untuk melihat dan memeriksa nama mereka dalam DPS yang dikeluarkan padatanggal itu, namun yang terjadi kantor-kantor kelurahan sebagian besar masih tutup sehingga DPS belum bisa dilihat, "kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang itu.Sementara itu Ketua DPC PKPB Kabupaten Tangerang Juanda mengatakan, hal ini semestinya menjadi perhatian serius KPUD. KPUD, katanya, harus memperhatikan masukan yang disampaikan agar jangan sampai KPUD dianggap merampas hak pilih masyarakat dalam Pilkada kali ini."Kami atas nama masyarakat Tangerang mendesak KPUD untuk memperbaiki tahapan, program, dan jadwal pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tangerangdengan memperpanjang masa perbaikan daftar pemilih sementara ," pintanya. (gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads