Dephan Telusuri Kebocoran Anggaran Pembelian Alutsista
Rabu, 24 Okt 2007 21:53 WIB
Jakarta -
Departemen Pertahanan (Dephan) akan menelusuri adanya dugaan kebocoran anggaran ketika terjadi perubahan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Seperti diketahui, kebutuhan alutsista yang diajukan pada mata anggaran tahun 2007 senilai Rp 220 miliar. "Berdasarkan penelusuran tersebut ada empat item yang mengalami perubahan dalam pengajuan proses pengadaan alutsista di tiga matra, AD, AL, AU dan Mabes TNI,"kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai acara Halal bi Halal di Kantor Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/10/2007).Dijelaskan Juwono, saat ini pihaknya telah meminta klarifikasi adanya perubahan kebutuhan alutsista yang sudah disepakati tersebut kepada Bapenas dan MenteriKeuangan. Dephan sendiri melalui Billing Center Management (BCM) telah melakukan evaluasi tentang kebutuhan anggaran yang diajukan sebagai bahan perbandingan dari adanya perubahan item tersebut.Sebab, lanjut Juwono, perubahan kebutuhan alutsista tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan alutsista yang diinginkan Dephan dan Mabes TNI. Perubahan kebutuhanalutsista diketahuinya, ketika pihaknya mendapat laporan dari Departemen Keuangan sebulan lalu ada hal-hal tertentu yang tidak dipesan oleh Dephan danMabes TNI. Ternyata pemesanan kebutuhan ini justru melalui Departemen Keuangan dan Bapenas. "Tapi ada beberapa anggaran yang kita tidak sepakati, tidak kita pesan antara Dephan dan Mabes TNI, tiba-tiba keluarnya seperti itu. Secara jumlah anggaran benar, tapi alutsista bukan yang kita dipesan." jelas Juwono.Untuk itu, Juwono mengaku telah memerintahkan Sekjen dan Irjen Dephan untuk melakukan peninjauan kembali bersama Panglima TNI guna mengetahui kenapa bisaterjadi seperti itu. Berdasarkan penelusuran atas perubahan kebutuhan alutsista, merupakan kabutuhan alutsista pada tahun 2007 sangat besar. Hanya saja, mantan Dubes RI untuk Inggris ini belum mau menyebutkan 4 item alutsista yang tidak sesuai pesanan itu.
(gah/gah)










































