Warga Jakarta Teriak Banjir, Prijanto Manggut-manggut

Warga Jakarta Teriak Banjir, Prijanto Manggut-manggut

- detikNews
Rabu, 24 Okt 2007 16:55 WIB
Jakarta - Banjiir! Banjiiir! Warga berlarian tiba-tiba sambil memukul kentongan. Wagub DKI Jakarta Prijanto berdiri tidak jauh dari mereka. Namun Prijanto hanya manggut-manggut. Lho?Prijanto tenang-tenang saja, sebab ini hanya latihan untuk aksi simulai yang akan mengawali Pekan Sadar Bencana yang mulai digelar Pemprov DKI Jakarta pada 25-31 Oktober 2007.Pekan Sadar Bencana akan dimulai dengan apel siaga dan simulasi penangangan banjir di Silang Monas, Jakarta pada Kamis 25 Oktober 2007 pagi.Prijanto menonton latihan di jantung ibukota ini dari tenda berjarak 50 meter dari peserta simulasi. Sambil melihat para petugas evakuasi beraksi, Prijanto manggut-manggut dan beberapa kali memberi petunjuk kepada narator dan pengarah acara."Bagus, bagus. Ini tadi saya beri petunjuk biar jalannya bagus. Tadi perahu tidak dijelaskan untuk apa," kata Prijanto di silang Monas, Jakarta, Rabu (24/10/2007).Menurut Prijanto, dirinya tidak berani mengatakan kalau Jakarta bebas banjir saat puncak musim hujan. Sebagai antisipasi, dia meminta warga ibukota mendisiplinkan diri tidak membuang sampah sembarangan."Kalau hujan deras kenapa terjadi genangan air? Karena selokannya nggak beres. Antisipasinya, perbaiki selokan. Sampah jangan dibuang ke selokan. Pokoknya jangan buang sampah sembarangan," kata Prijanto.Prijanto menambahkan, simulasi penanggulangan banjir akan dilakukan di Kali Malang pada 27 Oktober 2007 mendatang. Terbuka kemungkinan simulasi dilakukan di tempat-tempat lain yang rawan banjir."Akan dilakukan sesuai perkembangan lingkungan. Dalam program 100 hari kita akan masukkan program mengajak masyarakat membersihkan selokan," pungkasnya. (fay/sss)



Berita Terkait