Tembak di Tempat Pencuri Pendrol KA!
Rabu, 24 Okt 2007 14:44 WIB
Jakarta - Aksi pencurian pendrol di jalur kereta api jurusan Solo-Semarang di Gendangrejo mendapat perhatian serius Wakil Ketua Komisi V DPR Ali Mubarok. Ali meminta pelakunya ditembak di tempat."Ini subversif. Lebih jahat dari terorisme karena mengancam nyawa dan merusak fasilitas transportasi untuk manusia dan ekonomi," ujar Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2007).Menurut politisi PKB ini, tanpa ketegasan aparat, aksi sabotase tersebut akan terus terjadi. Karena itu pemerintah bersama aparat harus bekerja sama untuk menindaklanjuti secara serius kasus yang terjadi akhir-akhir ini."Ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena sudah terjadi, polisi harus serius mengatasi ini, jangan sambil lalu karena terkait dengan objek vital," imbuh Ali.Tuntutan tembak di tempat juga disuarakan Mbah Tardjo. Menurut politisi PDIP itu, aksi pencuri menghendaki adanya kekacauan politik akibat pemerintah gagal memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman."Ini bukti adanya kelompok yang ingin menggangu stabilitas nasional sehingga nanti terjadi kekacauan. Ini harus diambil tindakan tegas. Tembak saja jika ketahuan," ujar Mbah Tardjo.Penambat rel sepanjang 60 meter di Km 101+9/0 dari Stasiun Kaliyoso ke Stasiun Solo dilepas orang tidak dikenal pada Senin 22 Oktober 2007 pukul 22.15 WIB.Sabotase menyebabkan KA Matarmaja jurusan Malang-Pasar Senen ditahan di Stasiun Solokota untuk menunggu perbaikan penambat rel yang dirusak.
(nik/sss)











































